Sobat tentu pernah mengalami yang namanya sariawan bukan. Meski, sepele rasa sakit yang ditimbulkan cukup mengganggu aktivitas kita.
Nah, apa itu sariawan. Sariawan adalah suatu kelainan pada selaput lendir mulut, yang ditandai dengan adanya bercak luka berwarna putih pada dinding mulut atau di bibir kita. Jadi, siapapun yang menderita akan sangat terikra karena mulut dan bibir tak bisa bebas bergerak. Jika terjadi gesekan, mulut terasa perih dan sakitnya minta ampun.
Sobat jangan sekali-kali meremehkan yang namanya sariawan. Para ahli kesehatan gigi mengatakan jika dalam waktu satu bukan sariawan tidak sembuh, segeralah memeriksakan diri ke dokter. Bisa jadi, sariawan yang tidak kunjung sembuh itu awal dari penyakit yang lebih serius, seperti kanker mulut.
Ada beberapa penyebab sariawan:
1. Luka. Bibir atau mulut bisa terluka misalnya karena tergigit atau terjatuh. Jika luka di seputar mulut tidak segera diobati, akan menyebabkan infeksi dalam bentuk sariawan.
2. Terbakar. Malam dan minuman panas bisa menyebabkan selaput bibir dan lidah terbakar. Luka bakar pun mudah menjadi sariawan.
3. Daya tahan tubuh menurun. Kekurangan vitamin C, B2, B5 dan asam folat membuat badan mudah terserang infeksi, terutama luka pada mulut. Dinding-dinding kapiler darah menjadi lemah sehingga mempercepat pendarahan pada gusi, bibir, dan dinding mulut.
4. Gangguan pencernaan. Jika terjadi gangguan pada sistem saluran pencernaan secara tidak langsung akan mempengaruhi penyerapan gizi. Tubuh kekurangan vitamin, Maka daya tahan tubuh menurun.
5. Kurang menjaga kebersihan mulut dan gigi. Di dalam mulut terdapat jamur kandida. Jika kekebalan tubuh menurun, jamur ini menginfeksi mulut sehingga tumbuh sariawan. Gigi yang kurang terawat menimbulkan karang gigi. Karang gigi yang kotor adalah sarang kuman penyebab sariawan. Oleh karena itu ikatan dokter gigi indonesia menyarankan untuk sikat gigi dua kali sehari yaitu pagi hari dan sebelum tidur.
6. Kesalahan menggosok gigi. Menggosok gigi lebih dari dua kali sehari bisa merusak email gigi. Apalagi jika menggosoknya serampangan dan tak hati-hati, hal itu akan menyebabkan luka di gusi.
7. Salah pasta gigi. Ada pasta gigi yang mengandung sodium laury sulfate (SLS). SLS dapat mengakibatkan sariawan karena zat ini digunakan untuk pembersih lantai, sabun cuci tangan, dan shampo. SLS adalah salah satu jenis detergen. Pilihlah pasta gigi tanpa adanya kandungan tersebut. Dan pilihlah pasta gigi yang berfloraide.
8. Stress. Stress dapat menggangu sistem pencernaan sehingga muncul sariawan. Ada pula kebiasaan orang, jika stress menggigit bibir. Luka di daerah mulut mudah membuat sariawan.
9. Alergi. Alergi terhadap makanan atau obat-obatan tertentu dapat menimbulkan sariawan.
10. Merokok. Sebatang pokok dapat merusak vitamin C yang ada di dalam tubuh sebanyak 100 mg. Padahal, tubuh kita membutuhkan vitamin C sebanyak 60 mg setiap hari. Jumlah vitamin C yang dirusak lebih banyak dibandingkan dengan vitamin yang dibutuhkan tubuh, maka seseorang perokok mudah terkena sariawan.
Nah sobat, perhatikan perilaku kita sekecil apapun agar terhindar dari sariawan. Dan segeralah membiasakan diri dengan pola hidup sehat. Semoga bermanfaat. (mey.s)
